Jumat, 28 Juli 2017

Susah Makan Setelah Ditinggal Pacar? Ini Penjelasannya


Gaya Hidup - Berpisah dari seseorang yang telah menjadi sosok penting dalam kehidupan Anda, bukanlah perkara yang mudah dihadapi. Sebab, patah hati menyebabkan banyak perubahan gaya hidup, secara sadar atau tidak sadar, memberikan berbagai efek yang memengaruhi fisik sekaligus emosi.

Salah satu dampak negatif dari patah hati adalah wanita jadi susah makan. Para ahli menyebutnya sebagai “The Breakup Diet”. Para penderitanya adalah mereka yang baru saja putus hubungan. Sindrom umumnya meliputi susah makan, susah tidur, dan banyak pula yang jadi malas memerhatikan penampilan seperti sebelumnya.

Menurut Marina Pearson dan Debra Smouse, konsultan pernikahan, kondisi ini terjadi bisa dikarenakan rasa rindu dan kecewa pada si dia. Pada dasarnya, kata Pearson dan Smouse, segala hal yang terjadi pada pikiran dan emosi memberikan pengaruh signifikan pada tubuh Anda. 

Kemudian, Pearson menjelaskan apa yang terjadi dalam level kimiawi pada tubuh saat pikiran sedang dirudung stres dan kesedihan. "Saat pikiran sedang stres, secara otomatis akan memicu tubuh untuk melepaskan adrenalin yang meningkatkan kadar kortisol,” pungkas Pearson.


Perlu Anda ketahui bahwa kortisol yang terlalu tinggi dalam tubuh dan berlangsung dalam kurun waktu yang lama, bakal mengurangi kalsium dari tulang, meningkatkan kadar gula darah dan tekanan darah. Kondisi ini menyebabkan berkurangnya massa otot, menumpuknya lemak, bahkan berkurangnya kemampuan berpikir.

"Dalam jangka pendek, situasi seperti ini bisa memengaruhi sistem imun. Nah, sistem imun adanya di usus, jadi tak heran jika nafsu makan pun ikut terpengaruh," paparnya.

"Banyak orang kurang paham bahwa ada kaitan antara perut dan hati kita, maka setiap makanan yang kita makan akan membuat kita merasakan sakit. Alhasil, kita pun tak mampu menelan," imbuh 

sumber : kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar